Bahasa di muka bumi ini sungguh tak terhitung jumlahnya, mulai dari bahasa yang populer seperti Bahasa Inggris, Bahasa Cina, Bahasa Arab, Bahasa Melayu, sampai bahasa-bahasa yang digunakan suku pedalaman yang kita seringkali kita sebut sebagai bahasa primitif. Suatu bahasa biasanya hanya digunakan oleh populasi yang mendiami suatu tempat tertentu karena keberadaan populasi tersebut yang terisolasi dengan populasi yang lainnya, akibatnya suatu populasi hanya berkomunikasi dengan sesamanya dan membentuk suatu bahasa tertentu yang hanya dimengerti sesamanya.
Namun, seiring dengan ditemukannya teknologi yang membuat ruang lingkup komunikasi suatu populasi semakin meluas, misalnya dengan ditemukannya alat transportasi antarpulau membuat populasi di suatu tempat dengan tempat lain dapat berkomunikasi lebih sering dan kemudian masing-masing saling mempelajari bahasa populasi lain dan membuat bahasa yang digunakan menjadi terpengaruh bahkan bisa saja bahasa asli suatu populasi menjadi tergantikan dengan bahasa baru atau dengan bahasa populasi lain yang lebih mendominasi. Contohnya Malaysia, beberapa dekade yang lalu bahasa yang mereka gunakan adalah Bahasa Melayu, tetapi sekarang bahasa mereka sudah tercampur dengan Bahasa Inggris. Contoh lainnya adalah Bangsa Indonesia yang terdiri dari berbagai suku, saat abad pertengahan masing-masing suku di nusantara masih menggunakan bahasa sukunya masing-masing, tetapi semenjak kemerdekaan, Bangsa Indonesia menggunakan Bahasa Indonesia untuk berkomunikasi sesama bangsanya (sesama suku atau pun antarsuku).